Tidak seorang pun yang akan menolak sebuah tawaran pekerjaan ketika ditawarkan kepada seseorang yang membutuhkannya. Bahkan hampir jarang orang yang tak membutuhkan pekerjaan, boro-boro nolak? Nyarinya aja susah banget…
Idealnya memang membuka sebuah lapangan pekerjaan kalau mampu, namun apabila tidak memungkinkan dipekrjakan orang juga gak masalah. Beberapa hal yang semestinya kita tanamkan dalam diri secara pribadi dalam menjalankan/menunaikan amanah hendaknya memenuhi beberapa kriteria berikut ini :
1. Kerja Keras
Dengan kerja keras, Insya Allah segala cita dan asa kita dapat tercapai. Hidup itu perlu impian untuk memotivasi diri agar selalu semangat dalam setiap langkah kita atau pun kerja kita. Allah telah menentukan takdir kita sebelum kita dilahrikan, bahkan ketika awal mula ruh ditiupkan ke dalam jasmani kita semasa dalam kandungan, namun semua itu adalah rahasia sang Pencipta. Dikarenakan ghaibnya takir kita, maka sunahnya adalah mencari seperti apa dan bagaimana nasib kita ditentukan, salah satunya adalah dengan usaha maksimal kita.
2. Kerja Cerdas
Dimana-mana, dan siapa saja yang mengalami waktu 1 hari adalah 24 jam. Presiden dan rakyat jelata sekalipun waktunya adalah sama. Namun ketika kita bandingkan, pemanfaatan waktu tersebut sangat beragam. 1 jam bagi orang penting sangat berharga, tetapi bagi orang biasa sekan 1 hari tidak mendatangtkan manfaat apa pun atau hanya sedikit...secara materi pun akan mengahsilkan uang yang berbeda dalam waktu yang sama. Petani yang mencangkul seharian di sawah mungkin hanya dibayar 25.000 – 30.000. Namun bagi seorang pengusaha satu menit aja memilliki waktu yang sangat berharga, bahkan dapat menghasilkan jutaan rupiah....itulah bedanya antara kerja otot dan kerja cerdas....
3. Kerja Tuntas
Dalam setiap pekerjaan pasti ada akhirnya. Kalau masih berlanjut sama artinya dengan belum beres. So, saya imbau bahwa hendaklah kita membiasakan diri untuk menuntaskan pekerjaan kita. Sebagai bahan refleksi diri aja, sering kita memberikan ide-ide cemerlang buat kepntingan orang lain/lembaga. Pada awalnya terlihat bagus dan bagus bahkan dikerjakan dengan semangat. Namun akhirnya...? entah bagaimana kelanjutannya. Atau yang kita sebut dengan (maaf) Anget-anget tai ayam. Kalau boleh jujur silahkan di nilai sendiri, seberapa banyak pekerjaan yang kita tanggalkan atau abaiakan...
Mulai kapankah kita dapat mengerajkan pekerjaan dengan tuntas ???
4. Kerja Ikhlas
Sebagai tanda akhir/penutup dari segala pekerjaan kita adalah dengan membca alhamdulillah. Maksudnya, bagaimanapun beratnya amanah, hendaknya kita dapat memiliki 4 sifat di atas. Karena dengan itu semua akan menjadikan hati tenteram dan semangat terus membara dalam hati kita.
Temen-temen dan semua pembaca, apabila kita melakukan suatu pekerjaan dan belum dibayar sesuai dengan pekerjaan yang kita garap, maka yakinlah bahwa suatu saat akan ada orang yang menghargai pekerjaan Anda melebihi apa yang Anda kerjakan/berikan.| Comments |
|