SELAYANG PANDANG

Cikal bakal Sekolah Peradaban bermula di Jl KH Abdul Latief, Palas-Cilegon dan mulai beroperasi sebagai sebuah sekolah dasar Islam terpadu mulai 19 Juli 2004. Satu tahun kemudian dengan banyaknya permintaan, sekolah ini membuka kampus kedua di daerah Sepang-Serang. Sekolah Peradaban Serang didirikan untuk merespon kebutuhan akan adanya sebuah lembaga pendidikan yang bermutu, terpadu, dan berorientasi pada masa depan. Sekolah ini juga didirikan atas keprihatinan terhadap metode pendidikan konvensional yang dirasakan justru menekan anak didik dan menjadikan proses belajar menjadi penuh tekanan mental. Proses pembelajaran, pada satu sisi justru menzalimi anak didik dengan memberikan beban pelajaran yang bukan pada porsinya dan menggunakan cara pengajaran yang justru tidak sesuai dengan gaya belajar anak didik.

 Sistem pengajaran di Sekolah Peradaban Serang dikembangkan atas keyakinan bahwa setiap anak adalah pribadi yang unik, yang memiliki kecerdasannya sendiri dan memiliki gaya belajarnya sendiri (multiple intelegences). Proses pengajaran haruslah berlangsung dalam suasana yang menyenangkan, menggairahkan, tanpa tekanan dan paksaan. Dengan demikian proses pembelajaran bisa berlangsung dengan lebih cepat dengan hasil yang lebih bagus. Metode ini dikenal dengan accelerated learning. Di Sekolah Peradaban Serang anak belajar dengan menggunakan seluruh indera (multi sensory), menggunakan seluruh potensi otak, dan sesuai dengan gaya belajar tiap-tiap anak.

 Gedung Sekolah Peradaban Serang dirancang terbuat dari pondasi permanen, kelas-kelasnya berbentuk saung bertingkat dari tembok dan kayu. Sedangkan gedung laboratorium komputer dan bengkel kreativitas dari tembok permanen. Lahan Sekolah Peradaban Serang ditanami tanaman-tanaman peneduh, dilengkapi dengan kebun-kebun mini, kandang binatang ternak, dan area outbond. Secara keseluruhan hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan interaksi anak didik dengan alam dan belajar dalam suasana yang menyenangkan.